Senin, 24 September 2012

Cinta Lama atau Baru

hai bloggers, gue baru bisa nongol lagi nih.. karena kesibukan gue yang kemarin-kemarin -...- oke lanjut aja yaaa... awalnya gue mau kasih tau, kenapa gue milih topik "Cinta Lama atau Baru" disini, gue mendapat banyak pertanyaan dan inspirasi buat di tulis.huehehehe. lanjut aja yaah >.<

Cinta lama atau baru, menurut gue ini suatu pilihan yang berat *sok tua* tapi entah kenapa semenjak tadi *ehem* adek kelas gue mengeluarkan jurusnya dan entah itu bisa di percaya atau engga, gue merasa nyesek :' karena hasilnya... menyedihkan. emang sih, kita ga boleh terlalu percaya dengan hal yang seperti itu tapi kalo dipikir pake logika.... itu emang bener..

*narik nafas dalam-dalam* cinta yang lama diganti sama yang baru itu......... susah susah gampang, karena menurut gue pribadi, setiap cerita cinta punya kenangan masing-masing.. entah itu manis, asam, pait, atau hambar.. setiap cerita cinta, memiliki arti tersendiri, arti kenapa mereka tidak bisa melanjutkannya, ataupun mengapa mereka masih bisa bertahan..

jujur, disini gue merasa seperti orang yang sedikit kurang pintar, untuk menghadapi hal ini. Tetapi, dari masalah yang sekarang lagi gue alamin dan dipikir dengan logika.. itu ada bener dan salahnya.. secara logika, cinta lama yang udah di pupuk dan ditanam sehingga tumbuh menjadi subur akan susah dihilangkannya. sedangkan cinta baru, yang baruuu saja di tanam dipupuk dan kalaupun ngasih airnya kebanyakan akan tumbuh layu..

itulah ibarat cinta lama dan baru, kalaupun yang lama akan tercabut dari tanahnya, tetapi.... ditanah itu pasti akan ada akar yang tertinggal walaupun hanya sebatang. sedangkan? untuk yang baru? tumbuh menjadi sesuatu hal yang susah dicabut saja rentan.. gimana mau dicabut saat usia yang masih sangat baru?

disinilah permasalahannya, seseorang yang kita sebut saja "A". dia memiliki cinta lama, yang menurutku memang susah dilupakan, karena dia sudah menjalinnya... yaaa bisa dibilang cukup lama. tapi, akhirnya kandas juga.. dan selang beberapa hari, dia memilih untuk meninggalkan cerita lama dan membuka cerita baru dengan seseorang. Entah, gue gabisa ngomong apa - apa disini. atau memang gue terlalu bodoh untuk masalah ini *pukpuk*

A menjalin cerita baru dengan seseorang, akan tetapi, perilaku dia cuma sedikit menunjukkan kalau. dia sayang sama seseorang tersebut.. entah, ini firasat saja, atau memang keadaannya seperti itu. kalaupun, memang keadaannya seperti itu, kenapa harus membuka cinta yang baru bukan mempertahankan cinta yang lama? kenapa harus memilih mencabut tanaman besar yg sudah layu? padahal, walaupun dicabut dengan cara apapun tetap akan tertinggal akarnya walaupun hanya sedikit. kenapa lebih memilih menanam tumbuhan yang baru dibandingkan memelihara tumbuhan yang sudah kokoh itu?

tak ada satu orangpun yang tau, seseorang yang bersama si A tersebut pun ga tau apa isi hati si"A". Entahlah, apa memang benar, dia masih menyimpan banyak akar didalam hatinya? atau dia memang diam-diam ingin memupuk kembali tanaman yg sudah dicabut itu?

memang, masalah hati, hanya pemilik hati tersebut dan Tuhannyalah yang tau... Semoga, isi hati tersebut tidak melukai hati siapapun :')


Tidak ada komentar:

Posting Komentar