Jumat, 28 September 2012

mbah uti :')

paras anggunmu bagaikan penyejuk hatiku
tutur kata yang kau ucap bagaikan alunan melodi yang indah
pelukmu penuh dengan kelembutan
berada di dekatmulah saat terindah di hidupku

kau selalu membelaiku dengan penuh kasih
mengajariku tentang banyak hal dengan penuh kelembutan
kau merawatku dengan penuh kesabaran
tak pernah lelah mengingatkanku jika ku salah

kau sosok wanita yang sangat ku kagumi
ibu yang selalu disamping anak-anak beserta cucu-cucunya
ibu selalu mendengarkan keluh kesah anak - cucunya
ibu yang selalu memberikan petuah kepada kami

ibuku sayang, kini kau telah pergi menghadap sang pencipta
takkan ada lagi canda tawa bersamamu
takkan ku dapatkan lagi hangatnya pelukkanmu
takkan terulang kembali semua yang tlah kita lalui

sungguh aku tak menyangka kau telah tertidur selamanya
paras cantikmu kini telah terbalut kain putih
senyum tulus tetap kau lukiskan diwajahmu ketika kau berpulang
memberikan isyarat kau tengah melihat kami dari surga
ibuku sayang, semoga kita akan berkumpul di surga Allah di akhir nanti..


mbah uti tercinta :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar