Jumat, 08 Maret 2013

Isyarat

Sepertinya langit tak lagi mendung.. tak ada lagi gelap yang menghiasi hari-hariku setelah ini..
Kini kicauan burung telah terdengar lagi... setelah sekian lama kicauan burung yang indah itu berubah...
Aku tak mengerti semua yang kurasakan ini aan bertahan sampai kapan...
Jika aku boleh memilih... aku akan memilih perasaan seperti ini muncul untuk seterusnya...

Ehtah dia mengalami hal ini juga atau tidak... aku belum menanyakannya..
mungkin lebih tepatnya... aku belum dapat menanyakan tentang perasaan ini..
ya... bisa dibilang aku belum cukup ada nyali untuk menanyakan hal seperti ini...
aku takut akan jawaban yang tak pernah ingin aku dengar..

memang.... hanya isyarat yang aku kirimkan kepadanya...
hanya itu satu-satunya cara yang kulakukan... dan yang ku anggap dia-dapat-memahamu...
entahlah... apakah dia benar-benar memahami isyarat yang aku kirimkan...
ataukah.. dia hanya menganggap isyaratku.. semilir angin yang tak berarti? semoga tidak...

aku... hati ini.. sudah dan akan terus memberikan isyarat itu.. entah sampai kapan...
aku hanya dapat berharap disini.. berharap kamu mengerti akan arti dari isyarat tersebut..
semoga.. aku tak jatuh diorang yang salah... semoga.... ya, semoga...

hari hariku kini kian beragam... tak ada lagi satu warna atau satu rasa...
kamu... iya, karena kamu... kamu telah menambahkan bumbu penyedap dihari-hariku saat ini..
membuat semuanya menjadi lebih berbeda...sangat jauh berbeda..
mungkin karna aku... telah lama tak merasakan hal seperti ini....

rasa ini lumrah menurutku... yaa mungkin aku memang sedikit hiperbola saat mengibaratkannya..
tetapi, bukankah semuanya akan menjadi hiperbola ketika merasakan hal seperti ini..
semoga.. ini semua tidak berujung dengan butiran air yang menetes dari kedua mataku ini..
semoga semua ini.. berujung dengan harapan ku.. harapan kita.. hmm, mungkin harapanku..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar