Kamis, 25 April 2013

Tetap Kamu

ingin rasanya aku berteriak untuk melepas semua keganjalan dihati ini...
ingin aku mengubur diriku dalam - dalam dan seketika aku lenyap dari permukaan bumi..
entah mengapa, perasaan ini terkadang menyiksaku..
aku yang memiliki rasa tulus kepadamu, tak juga disambut oleh hatimu...

kamu seakan acuh dengan hati ini.. mungkin kamu juga tak pernah berniat untuk membalas rasa ini...
entahlah... yang aku rasakan saat ini... amatlah menyiksa..
ingin sekali aku membuang perasaan yang tak kunjung padam ini.. tetapi, entahlah.. niat itu selalu saja kalah dengan perasaan yang aku rasakan..

aku tau, kamu tak pernah dapat membalas perasaanku.. bahkan rasa rindupun kamu tak pernah miliki untukku..
aku bagaikan seorang gadis kecil yang berkhayal terlalu tinggi untuk mendapatkan seorang seperti dirimu..
waktu terus bergulir.. dan aku masih tetap sama...
tetap menginginkan kamu membalas hati ini.. menginginkan kamu.. ada disampingku..
bahkan.. aku tetap menyebutmu di setiap doaku..

entah, sampai kapan rasa ini akan terus bersarang dihati...
aku tak pernah menyalahkan kamu.. menyalahkan perasaan ini...
hanya saja, aku menyalahkan aku..
aku yang mudahnya jatuh keperasaan ini... mudah terseret oleh cinta ini..

with love,
aku yang terlalu bodoh, untuk selalu menyertaimu disetiap mimpi dan doa-doaku...

Rabu, 24 April 2013

sebuah rasa

aku tak pernah berpikir bahwa kehadiranmu benar-benar berarti di kehidupanku..
aku juga tak pernah dapat memahami, bahwa senyum dan tawamu dapat selalu terekam di ingatanku..
entah mengapa kamu yg terpilih diantara mereka yang lebih dulu mengenalku lebih dekat..
hati ini tak cukup mempunyai alasan yang kuat untuk menutupi apa yang terjadi sebenarnya...
ya, aku tak memiliki alasan mengapa kamu yang tepilih oleh hati ini..

masih kamu ternyata orangnya, dan hati ini memang benar-benar sangat terpaut akan kehadiranmu..
kamu yang selalu menyapa, dan kamu juga yang selalu merengkuh hati ini..
apa mungkin cinta sedang bekerja didalam diriku? apa mungkin cinta itu hanya berpihak pada hati ini saja..

diam-diam aku mempunyai rasa yang cukup kuat.. entahlah, ini sudah sekian kali aku menyakan "kenapa dia yang kamu pilih".. tetapi, hati ini hanya terdiam, tak memberiku jawaban sepatah katapun.. mungkin benar, sebuah perasaan yang tulus memang tidak memerlukan alasan apapun.. entahlah siapa yg mencetuskan filosofi tentang ketulusan cinta seperti itu...

aku memang belum mengerti apa itu cinta.. aku hanya seonggok daging yg belum tumbuh secara matang untuk mengetahui cinta itu apa.. tetapi, aku kini tengah merasakannya, merasakan bahwa cinta kini menyapa hatiu...

berulang kali aku memastikan ini bukanlah rasa cinta, tetapi berulang kali juga hati ini mengatakan bahwa cinta sudah dan sedang tumbuh didalam sana...

haruskah aku bahagia? bahagia karna cinta sudah memilih hatiku? tetapi bagaimana dengan hatinya? apakah dia sama sepertiku? apakah cinta sudah menetap tinggal disana? dan apakah cintanya memilih hatiku? ataukah memilih...... ah sudahlah, waktu akan menjawab semua pertanyaanku.. 
mungkin.. suatu saat nanti.... disaat yang tepat.. 
disaat cinta tak dapat lagi di elakan



Kamis, 18 April 2013

(masih) Tentang Kamu

semua tentang kamu terukir jelas di memori canggihku ini... setiap detik yang aku lalui bersama kamu masih terekam di kamera kenanganku..
teringat jelas ketika pertama kali bertemu denganmu, setahun silam..

tak ada memori yang ku tanggalkan sedikitpun bila itu berkaitan denganmu..
aku masih ingat ketika kamu tertawa dengan teman-temanmu.. aku juga masih ingat topik pembicaraan pertama kita.. dan aku masih ingat ketika aku dan kamu ternyata memiliki sebuah kesamaan...

tentang kamu, yang selalu aku perbincangkan dengan Tuhan didalam doaku. Kamu yang berhasil membuatku jatuh didalam rasa yang amat indah.. kamu yang teramat sukses membuatku menggantungkan harapan setinggi langit... menyusun rencana bahkan bermimpi dan didalamnya selalu ada kamu...

Dan Kamu, topik pembicaraan si logika dan si perasaan yang selalu membuat mereka senang, bahagia, sedih bahkan berdebat dengan hebatnya...
Cuma kamu, seseorang yg tak dapat aku mengerti isi hatinya.. seseorang yang tak dapat aku pahami kemauannya.. dan tak pernah dapat ku ikuti kemana arah yang ingin kamu lewati..

entah, sampai kapan kisah tentang kamu akan terus aku jaga dan tak membiarkan oranglain menggantikannya... entah sampai kapan, aku terus menginginkan sosok sepertimu ada di kehidupanku... "Tuhan, apabila memang dia bukan bagian di kehidupan nyataku biarkan dia tetap didalam mimpiku.. Aku ikhlas bila hanya dapat meraihnya didalam mimpi-mimpiku"




"i am a dreamer and you are my dream"
From,
     Nanda

Jumat, 12 April 2013

Tanda tanya

bukankah cinta itu indah?bahagia? bukankah cinta akan saling menguatkan? bukankah kita akan saling berusaha akan hati ini? bukankah kita akan selalu menjaga hati ini?
cinta memang indah.. tetapi mengapa masih saja ada yang menangis karna cinta? menangis karna sakit yang dilakukan oleh cinta itu sendiri? kenapa dan terus kenapa?

cinta memang sangat perlu pengorbanan! tetapi, bukankah harus saling berkorban? bukankah seharusnya tidak ada yang saling tersakiti? bukankah semua dapat menyatu karena cinta? bukankah cinta tak pernah salah?

tapi mengapa banyak yang tersakiti oleh cinta? mengapa banyak yang salah jatuh cinta? lalu? manakah keindahan dari cinta tersebut?

banyak sekali tanya yang memenuhi isi otakku.. di ambang limit kapasitas otakku akan adanya tanda tanya didalamnya..... iya, tanya akan kebahagiaan cinta itu.. kebahagiaan cinta yang sejati...




Termenung

kini aku di hadapkan lagi dengan dua pilihan..
pilihan ini sangatlah sulit menurutku.. pilihan yang masih sama dan aku belum temukan jawabannya...
pilihan yang membuatku selalu saja berkata "jalani saja dulu seperti ini"
tapi, bukankah cukup munafik bila aku tak mengingnkan lebih?
mau dibawa kemana semua kedekatan kita selama ini?

mungkin aku yang sedikit prngrcut.. tak memiliki nyali untuk mengungkapkan isi hati...
mengungkapkan apa yang aku inginkan... aku benar-benar tak cukup mempunyai kekuatan mengatakan itu semua..
tapi, bukankah aku sudah memberikanmu isyarat akan hati ini?
lalu? apakah itu masih kurang untuk dapat kamu sadari?

aku benar-benar jengah atas semua ini...
aku tak mau lagi didalam situasi yang seperti ini.. 
selali berusaha, untuk selalu ada buat dia.. tetapi dia tak menganggap itu adalah tindakan istimewa dariku
tindakan seperti apalagi yang harus aku lakukan agar dia dapat membaca inginnya hati ini....

hari sudah berguliir kian cepat, dan aku masih saja diam disatu titik..
aku tak mau menjadi seperti ini lagi.. aku ingin maju, terus melangkah... walaupun kenyataannya nanti, aku memang harus kehilangan kamu.. sosok laki-laki yang aku amat sayangi