Senin, 10 Maret 2014

No Name

Berlari sendiri tanpa henti untuk mencari persinggahan terakhir tempatku berlabuh.. tetapi, mengapa selalu seperti ini alur dalam pencarianku..  merasa sendiri dikala sulit.. merasa sepi dikala riuh.. berlari tanpa arah mencari pelabuhan terakhirku.. menetapkan tujuan yang pada akhirnya harus berputar arah karna kekecewaan...

mengapa tak ada satupun yang sudi menghapus air mataku disaat aku tak dapat menampungnya.. mengapa tak ada yang sudi meminjamkan bahu untuk menopang kepalaku sebentar saja.. atau hanya membagi sedikit keceriaannya kepadaku untuk merasaka manisnya hidup.. Dimanakah letak kesalahanku, hingga pada akhirnya aku harus bertemu dengan gelapnya kehidupan yang fana ini..

salahkah bila aku ingin mencicipi sepercik kehidupan yang berujung dengan tawa bahagia... ataukah memang, aku tidak diperbolehkan merasakan kesenangan terlebih dahulu? lalu kapan senyum kebahagiaan itu datang menghampiriku.. letih rasanya jika harus selalu mencicipi pahit akan hidup ini..

Tuhan, aku percaya... Engkau Maha Adil.. tolong, berikan aku pelukan hangatmu jika memang itu cara untukku merasakan kebahagiaan yang mendalam.. Tuhan, bila memang aku belum diizinkan oleh - Mu untuk mencicipi manisnya hidup.. berikan aku sejuta kesabaran untuk melalui semua ini. Aku yakin, Engkau bersamaku.. didalam hatiku, yang tak pernah Engkau tinggalkan sedikitpun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar