Jumat, 14 Maret 2014

Rahasia

setiap orang yang datang kedalam buku kecilku memiliki berbagai cara untuk memberikanku sebuah semangat yang tanpa batas. Mereka memiliki caranya sendiri untuk membuatku seperti memiliki semangat menjalani hari - hari esok. Mereka yang tak pernah menyerah untuk selalu memberikanku tawa yang sangat lepas.. dan mereka juga yang sedia untuk menghapuskan air mataku bila sudah tak dapat kutampung dalam pelupuk mataku..

waktu terus berjalan, dan hingga sampai pada saat yang tak pernah aku inginkan.. perjumpaan itu harus berakhir. pertemuan dengan orang - orang yang tak pernah membiarkanku merasakan sendiri didalamdunia ini.. sempat inginku bantah tentang pertemuan yang akan berujung dengan perpisahan.. tetapi, ternyata hukum alam tersebut berlaku terhadapku.. dan aku tak pernah bisa membantahnya..

mereka yang memutuskan untuk pergi dari kehidupanku pun memilih dengan caranya sendiri.. berbagai cerita pagit
dalam kepergian mereka telah aku alami.. mereka.. pergi satu per satu tanpa pernah bisa berjanji akan kembali untuk mengisi lembaran yang pernah mereka tinggalkan.. aku tak memiliki kuasa penuh untuk tetap menahan mereka tuk tetap berada disini..

mungkin mereka lelah untuk memberikanku semangat di setiap detiknya.. mungkin mereka sudah menemukan orang yg menurut mereka lebih panas untuk mendapatkan semangat dan kebahagiaan dari mereka. dan tak menutup kemungkinan tentang mereka yg berada di titik jenuh teratas untuk terus bersedia menemaniku..

dan kini aku sendiri.. duduk terdiam dalam ruang yang gelap pekat, toh aku berada disini pun tak aka ada yang mencariku.. apalah aku ini tanpa mereka yang selalu saja mengisi hari hariku disetiap detiknya.. detikku berharga sangat berharga.. aku ingin hidup.. normal seperti mereka, tanpa harus merasakan sakit teramat bila monster itu datang terhadapku..kepala ku seakan ingin pecah bila monster itu menyeruak ingin keluar dari tempatnya atau bahkan moster itu ingin menambah populasinya didalam kepalaku..

dan sampai akhirnya, kamu... datang untuk mengisi lembar kosong yang tak pernah terisi sejak mereka pergi.. kamu yang selalu saja membuatku tertawa, bahagia walaupun aku tak pernah menceritakan bagaimana kondisiku sebenarnya.. aku tak pernah ingin kamu, pergi meninggalkanku layaknya mereka yg sudah pergi dan tak kunjung kembali walau hanya sekedar tegur sapa.. mungkin memang, aku tak seharusnya menceritakan apa yang sedang aku alami, agar kamu... selalu berada di dalam buku kecilku.. buku kecil yg tak lama lagi tak dapat terisi.. karena pemiliknya...aku, akan bertemu dengan kehidupan kedua yang abadi...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar