Senin, 10 Maret 2014

Satu bukan dua atau tiga.

menginginkan menjadi satu - satunya.... di hati... seseorang.. aku rasa itu merupakan salah satu keinginan yang sama dengan berjuta - juta jiwa yang ada di muka bumi... Ya, menjadi satu - satunya di hati seseorag yang sangat dikagumi, disayangi, bahkan di cintai.. Apakah salah tentang keinginanku? Tentang aku, seorang gadis mungil yang menginginkan pangeran pujaannya, menempatkan di posisi yang teramat istimewa - di hatinya.

Sepertinya, keinginanku terwujud dengan bergulirnya waktu.. Bahagia. ya, itu yang aku rasakan.. bila ada kata yang lebih indah selain itu, kata yang lebih menyenangkan... Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkannya..... tetapi, mengapa itu semua hanya sesaat.... tiba saatnya, aku mengetahui satu hal. hal yang kutakutkan.. hal yang tak pernah ingin ku alami, bahkan untuk mengetahui seperti apa rasanya pun aku tak pernah membayangkannya... ya, bukan hanya aku yang menjadi gadis mungil istimewa di hatimu.. tetapi, ada gadis yang lainnya, yang berhasil menyelusup dan berdiam disana... yang entah, tempatnya siapa yang lebih istimewa... gadis itu, ataukah aku?

Lantas inikah kejadian yang pernah tergambar oleh sebuah lirik lagu beberapa tahun yang lalu? ya, sepenggal lirik yang aku ingat karya dari Iwan Fals yang menyebutkan didalamnya "jangan pernah memilih, aku bukan pilihan" . aku rasa benar, akan halnya lirik itu.. setiap orang bukanlah pilihan, setiap orang ingin menjadi satu - satunya.. lantas mengapa masih banyak yang menjadikan orang yang menyayanginya... menjadi sebuah pilihan.. ya, seperti halya mobil yang memiliki "serep" yang berarti cadangan.. apakah orang sama halnya dengan barang? sama dapat dijadikan cadangan?

beberapa orang mengatakan bahwa, ketika seseorang mengambil keputusan untuk menjadikan orang lain pilihan, itu mengartikan orang tersebut sudah berada di dalam titik jenuh... ah, rasanya itu tidak adil.. ya, aku mempertahankan kamu untuk menjadi satu - satunya... lalu kamu? menjadikan aku salah satunya.

pangeran, aku rasa kamu harus mengetahui tentang ini... tentang aku, kamu juga hatiku.. sampai saat ini, aku berhasil menjadikan mu satu - satunya yang istimewa didalam hatiku.. walaupun kamu, masih saja menempatkanku pada entah posisi keberapa dalam hatimu.. menempatkan ku sama dengan gadis lainnya...

entahlah, aku harus sampai kapan bertahan dengan posisi seperti ini, posisi dimana aku menjadi sebuah pilihan hatimu.. apakah aku harus melepaskanmu, dan membiarkan kamu dengan mereka? mereka yang menurutku... lebih penting keberadaannya dibandingkan denganku..dan aku? hilang... dari hidupmu,tanpa bekas sedikitpun...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar