Jumat, 04 April 2014

untuk kamu, lelaki yang kupercaya dari masa depan.

Dimalam itu, kamu datang dengan membawakan sebuah bingkisan buah tangan untukku. buah tangan yang membuat aku dan kamu bertemu dengan pertama kalinya. dan di pertemuan pertama itu, aku tak bisa mengucapkan banyak kata - kata didepanmu. aku hanya bisa diam dan tersenyum dan mengucapkan "Terimakasih ya om pak boss" teringat sekali didalam ingatanku bagaimana mimik kagetmu ketika aku memanggilmu degan sebutan itu..

kamu, seorang lelaki sudah sangat berhasil merebut hati aku.. merebut semua perhatianku yang saat itu, aku sudah tak ada lagi alasan untuk bertahan tuk menetap dikota ini, kota persinggahanku yang membuatku mengenal kamu, pria yang berumur satu tahun dibawahku yang sangat berhasil menyita seluruh ingatanku..

hingga dimalam itu, malam ke duapuluh dibulan januari awal tahun dua ribu empat belas ini tepat pukul setengah sepuluh kamu menyatakan semua perasaanmu tepat di mushalla dekat tempat tinggalku yang berada dikota ini. kamu, untuk kedua kalinya berhasil membuatkku tak bisa berkata apapun lagi. dengan semua caramu, cara mencurahkan perasaanmu kepadaku.. sebuah toples kecil bertutup dan bertali merah dan berisikan kertas origami berbentuk bintak berwarna warni, serta dua pertanyaan yang kamu ajukan kepadaku dan tulisan yang kamu torehkan di tangan kanan dan kirimu.. sungguh, caramu membuatku merasa begitu istimewa..

dan sejak malam ke dua puluh di bulan januari itu, kamu dan aku memulai untuk menjalani hubungan itu.. hubungan yang sangat aku harapakan akan terus berjalan sampai nanti, sampai kamu dan aku mengikrarkan janji suci itu didepan para saksi dan penghulu serta didepan kedua orang tuaku..

kamu, seorang lelaki yang sangat unik.. lelaki yang aku tunggu tunggu kehadirannya.. lelaki yang selalu saja berhasil meredam amarahku dengan sekejap. hingga waktu terus berjalan dan saat itu pun tiba...

saat dimana kamu akan menggapai cita - cita kamu..dan disaat itu aku tak pernah punya pertahanan yang cukup kuat untuk berada disini.. dan aku, menyegerakan untuk pergi dari kota ini, dan menjalani hal yang sama seoerti kamu... ya, pulang dan mengejar cita - citaku yg sempat tertunda..

mungkin masih jauh memang perjalanan aku dengan kamu untuk sampai tahap mengikrarkan janji suci itu, tapi.... aku mohon, kamu tetap disini, tetap setia untuk menjaga hati ini. menjaga apa yang sudah kita jalani ini.. aku, sangat yakin terhadapmu lelaki masa depanku.. aku yakin, kita akan bisa terus bersama hingga pada saatnya nanti, pada saat aku dan kamu bisa hidup bersama..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar